Harmony in Colors

Alkisah saya menerima tawaran dari temannya tante, untuk mengikuti sebuah pameran lukisan; dan saya pikir “This is intereseting. Kenapa nggak dicoba?”. Lagipula biar nggak bosen, ngerjain artworks bikin kita senang dan berasa di dunia lain karena pikirannya nggak di real world. ๐Ÿ™‚ ย Good for me.

Pamerannya sendiri tanggal 2 – 8 Agustus 2010 bagi sesi 2. Kebetulan saya ikut yang di sesi 2. Lokasinya persis di depan Gramedia, Grand Indonesia. Lumayan lho, nanti pas udah liat pameran habisannya belanja buku dan stationary, hi3x ๐Ÿ˜€

What did i make? Hmm.. ada 3 buah lukisan mixed media. Kebetulan karena saya cenderung last minute person jadi nggak bisa yang namanya planning kalau mau gambar atau bikin sesuatu, soalnya pasti terakhir2nya berubah. Jadi semua lukisan yang saya bikin ini juga nggak butuh waktu lama. Yang lama adalah mikirnya (yang kemudian hasil pikiran itu pun tidak terwujud juga akhirnya..)

Title: Mind the Button, 2010 – Kombinasi antara oret-oretan cat minyak pakai tangan (gara2nya sebenernya saya nggak jago pakai kuas, malah jadi nggak dinamis *_* akhirnya cari gampang, ya pakai tangan itulah, hi3x. Dan juga sebenernya, kuasnya juga belum dicuci ๐Ÿ˜ ). Like i said, last minute baru kepikiran buat nyebar buttons. Saya pikir, lucu juga kali yah kalau pakai kancing? Ya beginilah jadinya, ehehh ๐Ÿ˜€

Title: Shell We Arrange Everything Back?, 2010 – This is interesting, karena saya suka bikin pattern-pattern silang di belakangnya. Corat coret coblos coblos sana sini. It was fun! Saat sampai di bagian pembauran dengan media lainnya, hmmm apa ya? Voila! Kebetulan mata lagi nengok ke arah kerang-kerangan. Akhirnya itu dia deh yang dipakai, hi3x. Kebetulan juga mama punya pasir-pasir jaman dulu, disebarlah.ย 

Lukisan ini juga yang sedikit tricky. Berbekal kesok tahuan akan personality media, saya asal menyebar pasir begitu aja. Meski nempel juga di cat minyaknya, tapi ya kalau di toel dikit juga rontok lahhh *_*. Akhirnya setelah diambekin selama berminggu-minggu, baru deh kepikiran pakai lem super glue. Huehhehehiahehiaa.ย 

She’s Berry Funny But Noone Can’t See, 2010 – Tanpa perlu disuruh, anda pasti tahu kalau grammar ini salah. Sebenarnya intinya adalah: yes, everyone can see! (Anda pasti tahu saya sedang melakukan pembenaran). This piece of canvas butuh pemikiran yang sangat berlebihan! Sebenarnya gara-gara saya mikirnya terlalu heboh dan berlebihan saja sih…ย Update: My brother ‘bought’ it. He said he has no money for the price that I put on the exhibition. For him, it’s absolutely free of course!

Oya, disana juga saya memajang 4 lukisan warisan yang lama disimpan oleh keluarga yaitu:

Lalu… finally! Akhirnya saya berkesempatan mengunjungi pameran saya sendiri. Ehm, jadi tangga; 7 Agustus di hari Sabtu saya kesana sama teman. Dan tanggal 8 nya sama keluarga, pulang-pulang musti berangkat lagi buat ngambil lukisan *_*. kenyang sama Grand Indonesia…

So here are the reports!

I’m also with these talented artists:

Think i have found what’s suit best my mood and style which is mixed media. (Actually, i got lots of garbage in my house so, they’d be a good complement! :D)

See ya in the next exhibition! 

Leave a comment